Kategori

Tradisi Unik di Bangka Belitung

image

1. Buang Jong 

Buang Jong berasal dari dua suku kata. Buang artinya membuang; dan Jong artinya adalah Jong (sejenis perahu). Dengan kata lain Buang Jong berarti membuang atau melayarkan perahu Jong ke laut, dalam ritual tradisi ini adalah miniatur perahu.

ritual tradisi melepas miniatur perahu yang disebut Jong danAncak yang terbuat dari kerangka bambu yang dibentuk seperti rumah yang berisi berbagai macam sesaji merupakan budaya tradisional, turun-temurun dilakukan setiap tahun oleh Suku Sawang di Pulau Belitung pada setiap dimulainya angin musim barat, biasanya pada bulan Agustus atau November, di mana angin dan gelombang sangat besar. Di Belitung, ini disebut Musim Barat.

Melalui upacara ritual tradisi Buang Jong dengan tujuan meminta perlindungan dan keselamatan, sehingga mereka akan terhindar dari bencana saat mereka berlayar ke laut lepas untuk menangkap ikan sebagai mata pencaharian mereka. 

Prosesi ini akan berlangsung 3 hari dan malam, sesuai dengan kondisi kebiasaan upacara yang harus dipenuhi. Semua proses upacara dipimpin oleh seorang dukun atau pemimpin adat masyarakat Suku Sawang. Tradisi Buang Jong sendiri berakhir dengan sebuah miniatur kapal dilayarkan dengan berbagai macam sesaji ke laut.

 2. Perang Ketupat

 Perang ketupat merupakan salah satu ritual upacara masyarakat pantai pasir kuning, tempilang, bangka barat. upacara ini di maksudkan untuk memberi makan mahkluk halus yang dipercaya bertempat tinggal di daratan. menrut para dukun mahkluk halus itu bertabiat baik dan menjaga masyarakat tempilang dari roh'' jahat. oleh karena itu mereka harus tetap diberi makan agar tetap bersikap baik terhadap warga.

saat perang ketupat berlangsung gak ada yang tahu pasti kapan acara ini d mulai, tapi banyak asumsi dari masyarkat bahwa acara ini sudah ada sejak gunung krakatau meletus pada pada tahun 1883. tapi ada juga yang mengatakan bahwa acara ini sudah ada sejak penjajahan portugi.

 3. Kawin Massal (Nikah Massal)

 Kawin massal ialah salah satu tradisi yang ada di desa serdang,kec, toboali, bangka selatan. tradisi ini cukup terbilang unik karena kebudayaan ini tidak ada duanya. tradisi ini menjadi potensi wisata yang harus dilestarikan agar trdisi ini tetap ada sampai anak cucu kita.




Tue, 4 Feb 2014 @12:40


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Artikel Terbaru
SEGARA OFFICE JAKARTA

Telp. +6221-22879497 / 0838 49677772

 Jl. Taman Mini Raya, Jakarta Timur 13560 Indonesia
Tamini Square Lt. LG Blok LS 9 No. 2
Email : segaratours02@gmail.com

Contact Person :
Eni Nurhaedin 0819 10223424
Aulia 0812 32119812

SEGARA OFFICE BANDUNG BALTOS

Telp : +6222-84468767 / 0878 23277772

Jl. Tamansari, Bandung 40132 Indonesia
Balubur Town Square Lt. 1 Blok L no. 11
email : segaratours@gmail.com

Contact Person :
Sri Nengsih 0823 20400827
Mustika Rahayu 0813 21090879

SEGARA OFFICE BANDUNG SUKAJADI

Telp. +6222-82021145 / 0859 64077772

Jl. Karang Tinggal No. 41B, Bandung 40162 Indonesia
Email : segaratours@gmail.com
Contact Person :

Cindy Nadia 0857 23015433

Novi Hanifah 0858 61819866


Visitor Counter

Flag Counter

Costumer Services

CS1

Costumer Service 1

CS2

Costumer Service 2

CS3

Costumer Service 3

InfoTiket

Info Tiket

InfoTour

Info Tour

Galeri

 

Copyright © 2018 SEGARA TOURS & TRAVEL · All Rights Reserved