Pantai atau Gunung? Di Labuan Bajo Dapat Dua-Duanya! | Artikel di Pandooin

 

Labuan Bajo, 17 Juni 2025 — Labuan Bajo, sebuah kota kecil di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, kini resmi menyandang status sebagai destinasi wisata premium nasional. Gelar tersebut diberikan langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai bagian dari program pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas.

Dikenal sebagai “Gerbang Menuju Komodo”, Labuan Bajo menawarkan pesona alam yang luar biasa mulai dari gugusan pulau eksotis, laut biru jernih, hingga satwa purba langka, Komodo, yang hanya bisa ditemukan di Taman Nasional Komodo.

Dalam kunjungan terbarunya, Menteri Sandiaga Uno menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan Labuan Bajo sebagai ikon ekowisata kelas dunia.

“Labuan Bajo bukan hanya destinasi wisata biasa. Ia adalah simbol kemegahan alam Indonesia yang harus dikelola secara berkelanjutan dan inklusif,” ujar Sandiaga, Senin (16/6).

Fasilitas di Labuan Bajo kini telah ditingkatkan signifikan. Bandara Komodo telah berstatus internasional, dermaga kapal wisata diperluas, dan infrastruktur jalan diperbaiki untuk mendukung akses menuju berbagai objek wisata unggulan seperti Pulau Padar, Pulau Rinca, dan Pink Beach.

Selain itu, wisatawan juga dimanjakan dengan berbagai pilihan kapal live on board, yang memungkinkan mereka menjelajahi pulau-pulau sambil menginap di kapal mewah.

Wisatawan mancanegara pun mulai berdatangan kembali. Data terbaru menunjukkan kenaikan 35% kunjungan wisatawan asing ke Labuan Bajo pada semester pertama 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Dukungan dari masyarakat lokal dan pelaku usaha pariwisata juga menjadi kunci utama. Banyak pemuda Flores yang kini menjadi pemandu wisata, fotografer bawah laut, hingga pelaku UMKM yang menjual produk khas seperti kain tenun ikat dan kopi Bajawa.

Dengan keindahan alam yang tak tertandingi dan pengelolaan yang terus ditingkatkan, Labuan Bajo dinilai siap bersaing dengan destinasi internasional seperti Maladewa dan Phuket.